Sistem peredaran darah merupakan sistem yang
paling penting dalam tubuh suatu individu. Sistem peredaran darah mencakup
komponen-komponen penting seperti sel-sel darah dan jantung yang memompa darah.
Selain itu, ada juga pembuluh darah yang menjamin peredaran darah di dalam
tubuh.
Namun, sistem peredaran darah yang sangat
penting dalam kelangsungan hidup kita itu bisa mengalami gangguan. Salah
satunya adalah aterosklerosis. Sebenarnya, apa sih aterosklerosis itu?
Bagaimana gejalanya? Bagaimana cara pengobatan dan pencegahannya?
Dan apa teknologi yang bisa diterapkan untuk
pengobatan aterosklerosis ini?
Mari langsung saja kita bahas.
1. APA ITU ATEROSKLEROSIS?
Aterosklerosis disebabkan oleh tumpukan lemak
di bagian bawah lapisan dinding arteri. Aterosklerosis bisa terjadi di otak,
jantung, ginjal, organ vital lainnya, dan lengan serta tungkai. Jika
aterosklerosis terjadi di arteri yang menuju otak (arteri karotid), maka bisa
menyebabkan stroke. Jika arterosklerosis terjadi dalam arteri yang menuju
jantung (arteri koroner), maka bisa menyebabkan serangan jantung.
Gaya hidup tidak sehat, merokok, alkohol adalah
beberapa alasan yang bertanggung jawab menyebabkan gangguan kardiovaskular.
Akumulasi berbagai zat yang terdiri dari
kalsium, kolesterol, dan lemak menyebabkan penyempitan yang berujung pada
penyumbatan arteri koroner. Akibat penyempitan ini, sirkulasi darah menjadi
tidak memadai.
Karena terjadinya penyumbatan pada arteri
koroner, jantung menjadi menderita dan pada akhirnya dapat berhenti berfungsi
yang mengakibatkan kematian.
2. GEJALA-GEJALA ATEROSKLEROSIS
Otot dan organ dalam tubuh menerima darah dari
jantung melalui arteri koroner. Darah memasok oksigen dan nutrisi bagi sistem
organ.
Arteri yang mengalami penyempitan mengakibatkan
berkurangnya pasokan darah yang mengandung oksigen dan nutrisi.
Gejala-gejala aterosklerosis akan meliputi :
1. Nyeri di daerah dada
Salah satu tanda pertama aterosklerosis adalah
timbulnya nyeri di daerah dada.
Kondisi ini secara medis disebut juga sebagai
angina pectoris yaitu mengerutnya otot jantung karena kurangnya pasokan oksigen
(myocardial iscehmia).
Rasa sakit yang timbul bisa amat hebat dan
terutama terasa di daerah tulang dada. Rasa nyeri mungkin juga menjalar ke
bahu, punggung, lengan, leher, atau rahang.
2. Lemah dan lelah
Kurangnya pasokan oksigen dalam tubuh, terutama
di otak, dapat membuat seseorang merasa lemah dan cepat lelah.
Kepala pusing juga merupakan gejala awal dari
aterosklerosis.
3. Sesak napas
Aterosklerosis juga ditandai dengan sesak napas
atau dyspnea.
Sesak napas terjadi karena kebutuhan oksigen
untuk jantung tidak bisa dipenuhi.
Tingkat pernapasan juga akan naik sebagai usaha
untuk menyediakan lebih banyak oksigen ke otot jantung.
4. Aritmia
Penyumbatan arteri koroner bisa memotong suplai
darah ke jantung.
Hal ini menyebabkan berkurangnya fungsi
otot-otot jantung dan jantung berpotensi mengalami aritmia atau detak jantung
tidak teratur.
Penyumbatan aliran darah ke jantung menyebabkan
kerusakan total dari otot jantung dan memicu serangan jantung.
5. Mual dan berkeringat
Mual dan berkeringat banyak diamati pada orang
yang mengalami penyakit arteri koroner.
3. PENGOBATAN ATEROSKLEROSIS
Aterosklerosis harus segera diatasi untuk
menghindari komplikasi yang tidak perlu. Intervensi medis tepat waktu adalah
suatu keharusan.
Sebelum dilakukan pengobatan, pemeriksaan
fisik, EKG, ekokardiogram, MRI, dan CT scan harus dilakukan untuk memastikan
diagnosa yang tepat.
Setelah diagnosis, dokter dapat melanjutkan ke
tahap pengobatan.
Obat-obatan seperti antikoagulan, beta blocker,
dan obat lain untuk mengencerkan darah dan memperbaiki kondisi jantung dapat
diresepkan.
Ketika obat-obatan tidak menunjukkan hasil
signifikan atau kondisi terlalu parah, maka dokter dapat merekomendasikan
operasi.
Prosedur operasi akan meliputi kateterisasi
jantung, angioplasti koroner, dan bedah bypass.
Menjalani gaya hidup sehat bersama dengan
pemeriksaan kesehatan rutin terbukti sangat membantu mencegah berbagai gangguan
kesehatan seperti aterosklerosis.
4. PENCEGAHAN ATEROSKLEROSIS
Berikut adalah 5 langkah untuk mencegah
terjadinya aterosklerosis:
1. Berhenti Merokok
Jika Anda seorang perokok, maka langkah terbaik
adalah dengan menghentikan kebiasaan tersebut.
Merokok bisa merusak dinding arteri dan
membuatnya lebih rentan terkena plak.
2. Periksa Diet Anda
Pola makan yang buruk adalah salah satu dari
banyak penyebab aterosklerosis. Diet yang tinggi lemak dan kolesterol sangat
berbahaya untuk kesehatan.
Ganti makanan berlemak dan manis dengan
biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.
3. Olahraga Teratur
Lakukan olahraga secara teratur selama minimal
30 menit setiap hari. Olahraga bisa menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan
kandungan lemak dalam darah.
Olahraga rutin mampu menurunkan risiko
seseorang mengalami aterosklerosis.
4. Cek Kesehatan Rutin
Kunjungi dokter secara berkala untuk melakukan
pemeriksaan kesehatan rutin.
Pada sesi pemeriksaan kesehatan, tekanan darah
dan tingkat kolesterol juga akan diperiksa.
Jika ada salah satu indikator yang terlalu
tinggi, Anda dapat langsung berkonsultasi dengan dokter tentang cara terbaik
untuk menurunkannya ke level normal.
5. Memantau Tingkat Gula Darah
Orang yang memiliki diabetes dan tidak
mengontrol kadar gula darah akan lebih berisiko mengalami aterosklerosis.
5. TEKNOLOGI UNTUK PENGOBATAN ATEROSKLEROSIS
Di zaman sekarang sudah banyak tercipta banyak
teknologi yang telah dihasilkan oleh para ilmuwan-ilmuwan yang mengembangkan
ilmu-nya di bidang kesehatan yang menuntut lahirnya sebuah bahkan banyak
teknologi untuk membantu dalam kinerja dunia kesehatan atau medis.
Dari semua yang dikembangkan untuk
men-diagnosis gangguan penyakit khususnya pada sistem peredaran darah dan usaha
pengobatan serta penanganannya. Berikut ini merupakan suatu teknologi-teknologi
yang telah berhasil dikembangkan di bagian sistem peredaran darah yaitu :
1.Angioplasti
Angioplasti merupakan suatu cara yang dilakukan
untuk membuka aliran darah pada pembuluh darah yang tersumbat oleh timbunan
lemak (plak).
Cara bekerjanya dapat dilihat, saat sebelum
dimasukkan balon yang masih kempis diletakkan pada tabung kecil
panjang(kateter), kemudian dimasukkan ke dalam bagian arteri yang
tersumbat.
Setelah letaknya tepat, balon digelembungkan.
Saat balon membesar, plak akan terdorong keluar, arteri melebar, dan aliran
darah kembali lancar. Hal tersebut merupakan cara kerja dari teknologi dari
angioplasti yang digunakan ketika terjadi penyumbatan pada sistem peredaran
darah manusia.
2. Ekokardiograf (Echocardiography, ECG)
Berikut merupakan cara kerja dari Ekokardiograf
(Echocardiography, ECG) yaitu: gelombang ultrasonic diarahkan ke dada pasien
menggunakan transduser. Kemudian dari pada itu, transduser bertindak sebagai
penerima pantulan balik gelombang ultrasonik (echo) untuk membentuk suatu
bayangan.
Ekokardiograf (Echocardiography, ECG) merupakan
suatu teknik yang digunakan untuk mengetahui struktur internal dan gerakan
jantung serta pembuluh darah yang besar tanpa ada memasukkan alat ke dalam
tubuh pasien.
Gambaran yang dibentuk oleh pantulan dipindahkan ke layar, yang dapat menampilkan gambaran bagian dalam jantung, ukuran dan gerakan dinding ventrikel, anatomi dan gerakan katup, arah aliran darah, adanya gumpalan darah, dan tumor di jantung manusia.
Ekokardiograf (Echocardiography, ECG) sangat
berguna untuk mendiagnosis penyakit dan gangguan pada katup jantung, penyakit
jantung bawaan, gagal jantung, tumor di jantung, dan gangguan fungsi ventrikel
kiri lainnya. Oleh sebab itu teknologi ini sangatlah penting bagi dunia medis
karena keunggulannya dalam mendiagnosis suatu penyakit maupun gangguan.
3. Operasi bypass Jantung
Operasi bypass Jantung sering kali dilakukan
terhadap pasien-pasien yang menderita penyumbatan pembuluh darah arteri
jantung. Pada Operasi bypass Jantung ini, dilakukan pencangkokan pembuluh darah
baru dari aorta menuju ke jantung. Untuk itu, diperlukan vena dari bagian tubuh
lainnya untuk menggantikan jalur arteri jantung yang tersumbat.
Bila anda mempelajari lebih dalam lagi tentang
sistem peredaran darah pada manusia, tentu anda sudah akan tahu betapa rumitnya
sistem peredaran darah manusia. Oleh sebab itu hendaklah kita lebih mensyukuri
teknologi ini untuk membantu dalam kinerja sistem peredaran darah.
Source :
1.
aterosklerosis-5-gejala-pengobatan-penyumbatan-arteri/
2.
https://www.amazine.co/9877/tips-arteri-sehat-5-cara-mencegah-aterosklerosis/
3. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gangguan_pada_sistem_peredaran_darah_manusia
4. https://www.eventzero.org/penemuan-baru-teknologi-pada-sistem-peredaran-darah/
3. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gangguan_pada_sistem_peredaran_darah_manusia
4. https://www.eventzero.org/penemuan-baru-teknologi-pada-sistem-peredaran-darah/
5. http://kataihitam02.blogspot.com/2017/11/biology-aterosklerosis.html?m=1





Tidak ada komentar:
Posting Komentar